Home > Inspirasi Sehat > Banjir? Waspada Penyakit Kencing Tikus
Banjir? Waspada Penyakit Kencing Tikus
Friday, February 15, 2013
Curah hujan yang besar di awal tahun
menimbulkan banjir di banyak tempat. Tahun 2013 ini Jakarta pun
mengalami musibah yang memprihatinkan. Banjir meluluh-lantakkan ibukota
tersebut.
Selain harta benda, banjir juga mengancam kesehatan korban. Salah satu yang harus diwaspadai adalah penyakit kencing tikus, atau leptospirosis.
Bagaimana mendeteksi seseorang yang terkena penyakit ini? Menurut Dr. Dr
Latre Buntaran SpMK, dokter spesialis mikrobiologi klinik Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia, gejala leptospirosis ini awalnya
menyerupai gejala flu, yaitu demam tinggi, sakit kepala, menggigil, dan
nyeri.
Pada tahap lebih lanjut, muncul gejala berupa muntah, sakit kuning, nyeri perut, diare dan ruam. Gejala umumnya terjadi selama sepekan. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, meningitis, gangguan pernapasan hingga kematian.
Leptospirosis juga dikenal sebagai demam canicola, demam ladang tebu, dan demam 7-hari. Penyakit ini pertama kali dilaporkan pada tahun 1886 oleh Adolf Weil sehingga disebut juga sebagai penyakit atau sindrom Weil.
Kuman leptospira dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Bahkan leptospira juga bisa bertahan di tanah yang lembap, tanaman, maupun lumpur dalam waktu lama.
Kuman leptospira ini dapat 'berenang' di air sehingga bisa menginfeksi kaki manusia yang sedang terluka. Leptospira juga bisa menginfeksi seseorang melalui makanan atau minuman. Umumnya laporan orang yang terke na leptospirosis terjadi setelah banjir.
Sebenarnya selain tikus, hewan yang berpotensi menularkan penyakit ini adalah kucing, kuda, kelelawar, babi, kambing, domba, dan tupai. Namun kasusnya sangat jarang, jadi lebih dikenal dengan penyakit kencing tikus.
Jadi bagi yang terkena musibah banjir, jangan lupa langsung ke dokter atau puskesmas terdekat bila meraakan gejala di atas. Antibiotik seperti enicillin G, amoxicillin, ampicillin, erythromycin, tetracycline, doxycycline dan cephalosporins efektif untuk mengobati leptospirosis.
sumber
Selain harta benda, banjir juga mengancam kesehatan korban. Salah satu yang harus diwaspadai adalah penyakit kencing tikus, atau leptospirosis.
neuralwiki.org
Pada tahap lebih lanjut, muncul gejala berupa muntah, sakit kuning, nyeri perut, diare dan ruam. Gejala umumnya terjadi selama sepekan. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, meningitis, gangguan pernapasan hingga kematian.
Leptospirosis juga dikenal sebagai demam canicola, demam ladang tebu, dan demam 7-hari. Penyakit ini pertama kali dilaporkan pada tahun 1886 oleh Adolf Weil sehingga disebut juga sebagai penyakit atau sindrom Weil.
Kuman leptospira dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Bahkan leptospira juga bisa bertahan di tanah yang lembap, tanaman, maupun lumpur dalam waktu lama.
Kuman leptospira ini dapat 'berenang' di air sehingga bisa menginfeksi kaki manusia yang sedang terluka. Leptospira juga bisa menginfeksi seseorang melalui makanan atau minuman. Umumnya laporan orang yang terke na leptospirosis terjadi setelah banjir.
Sebenarnya selain tikus, hewan yang berpotensi menularkan penyakit ini adalah kucing, kuda, kelelawar, babi, kambing, domba, dan tupai. Namun kasusnya sangat jarang, jadi lebih dikenal dengan penyakit kencing tikus.
Jadi bagi yang terkena musibah banjir, jangan lupa langsung ke dokter atau puskesmas terdekat bila meraakan gejala di atas. Antibiotik seperti enicillin G, amoxicillin, ampicillin, erythromycin, tetracycline, doxycycline dan cephalosporins efektif untuk mengobati leptospirosis.
sumber
Terima kasih anda telah membaca artikel Banjir? Waspada Penyakit Kencing Tikus. Tak lengkap rasanya jika kunjungan anda di blog
Inspirasiku-iq tanpa meninggalkan komentar. Untuk itu silahkan berikan tanggapan anda pada kotak komentar di bawah. Semoga artikel Banjir? Waspada Penyakit Kencing Tikus ini bermanfaat untuk anda.

Artikel Terkait :
Inspirasi Sehat
- Mengapa Kita Merasakan Gatal?
- Tips Memutihkan Kulit Secara Alami
- Penyebab Munculnya Ketombe
- Tips Mendidik Anak Suka Makan Sayuran (Menarik!)
- Nutrisi Terbaik Bagi Rambut
- Jalan Kaki Yuk , Sehat Cara Nabi
- Makanan Pengganti Obat Tidur
- Manfaat Daun Sirih
- Mitos dan Fakta Seputar Rambut Rontok
- Tips Menghilangkan Jerawat Secara Alami
- Cara Merawat Rambut Sesuai Jenisnya
- Tips Memilih Ikan Segar Dan Beku
- Tips Perawatan Rambut Kering
- Manfaat Daun Sirsak untuk kesehatan
- Tips Untuk Menghilangkan Komedo Di Hidung Dan Wajah
- Mengatasi Ejakulasi Dini (ed)
- 24 Jenis Buah yang Baik Bagi Tubuh
- Tanaman Anti Polusi Udara Di Dunia
- PENYEBAB DAN MENGHILANGKAN RAMBUT BERCABANG
- Tips Menjaga Rambut Panjangmu
- AGAR SUKSES TURUNKAN BERAT BADAN
- tips menghilangkan bau mulut saat berpuasa
- Daftar makanan yang bisa membersihkan Gigi dan Mulut
- Manfaat Air Putih Untuk Kesehatan ..
Widget by [ inspirasiku-iq ]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment